Kembali ke daftar inovasi
Inovasi Pegawai Teladan Batch 5 - RSUD Sidoarjo Barat 4 Foto 4 Bukti Dukung 1 September 2026

PELUK KASIH

NAMA INOVASI: PELUK KASIH KEPANJANGAN: Pelayanan Berkualitas Ibu dan Bayi Sehat FOKUS UTAMA: Penerapan Visit Stop Sign dan PERT (Pencegahan & Early Warning System Resti / Pencegahan Preeklamsia)...

VERONICA REVA DINI OKTAVIANI, SST
Inovator / Pembuat VERONICA REVA DINI OKTAVIANI, SST
Rincian Inovasi

Deskripsi Karya

NAMA INOVASI: PELUK KASIH
KEPANJANGAN: Pelayanan Berkualitas Ibu dan Bayi Sehat
FOKUS UTAMA: Penerapan Visit Stop Sign dan PERT (Pencegahan & Early Warning System Resti / Pencegahan Preeklamsia)

Gambaran Umum Program
PELUK KASIH merupakan program inovasi keselamatan pasien (patient safety) yang dirancang untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu hamil, bersalin, dan nifas. Program ini berfokus pada deteksi dini risiko tinggi (seperti Preeklamsia/Eklamsia) serta menciptakan lingkungan perawatan yang aman dan kondusif untuk meminimalisir komplikasi kegawatdaruratan maternal. 
Program ini juga mendukung salah satu program di dinas kesehatan kab sidoarjo untuk menurunkan AKI .

3 Instrumen Utama Program
1. Visit Stop Sign (Penanda Jalur Bebas Antrean & Pembatasan Kunjungan)
Konsep Media: Pemasangan banner atau papan imbauan khusus berlogo "STOP!" di titik-titik strategis pelayanan, seperti Lobi Utama, Rawat Jalan (Poli Obgyn), dan Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Tujuan Alur: Memberikan jalur prioritas (fast-track) dan penanganan langsung bagi pasien gawat darurat tanpa harus melewati proses administrasi antrean biasa.Mekanisme & Edukasi Pelayanan: Setiap ibu bersalin maupun nifas yang mengalami gejala kegawatan—seperti pusing/sakit kepala hebat, penglihatan kabur, lemas, perdarahan jalan lahir, atau nyeri perut hebat—akan langsung ditangani oleh petugas medis tanpa mengantre demi mencegah kejang atau komplikasi fatal lainnya.

2. Tabel Skoring PERT (Maternal Early Warning Score)
Konsep Skoring: Instrumen penapisan awal (triage) berbasis parameter klinis pasien yang dikategorikan dalam sistem kode warna untuk mempercepat respons medis:
Kategori Hijau (NORMAL): Kondisi pasien stabil; dilakukan perawatan dan observasi rutin sesuai instruksi DPJP.
Kategori Kuning (HATI-HATI): Terindikasi peningkatan risiko klinis (misalnya tekanan darah sistolik 140–150 mmHg atau nyeri kepala ringan); membutuhkan observasi ketat dan evaluasi medis lanjutan.
Kategori Merah (SANGAT BAHAYA): Terindikasi kegawatdaruratan medis memerlukan penanganan medis darurat dan stabilisasi segera.

3. Kolaborasi pemantauan kunjungan rumah bersama FKTP se-Sidoarjo bagi pasien PEB pascapulang dari RSUD Sidoarjo Barat dalam 7 hari pertama.

Tujuan & Manfaat Utama 
1. InovasiRespon Cepat (Fast Response): Memotong alur birokrasi pendaftaran untuk kasus krisis maternal sehingga penanganan medis dapat dilakukan sedini mungkin.
2. Deteksi Dini Riski Tinggi: Memudahkan seluruh tenaga kesehatan mengidentifikasi penurunan kondisi klinis pasien secara obyektif melalui skoring PERT.
3. Keselamatan Ibu & Bayi: Menurunkan angka kesakitan serta kematian ibu dan bayi akibat prapenerapan tata laksana Preeklamsia/Eklamsia yang terlambat.
Foto & Dokumentasi

Galeri Inovasi (4)

Berkas & Tautan

Bukti Dukung (4)

SPREADSHEET PERT.pdf
PDF • 237.75 KB
SPREADSHEET LAPORAN MONEV SKRINING PE
Link URL
MONEV KUNJUNGAN RUMAH DARI FKTP WILAYAH SIDOARJO BARAT
Link URL
MONEV KUNJUNGAN RUMAH DARI FKTP WILAYAH SIDOARJO
Link URL